Wednesday, 18 July 2018

Aku dan Stadion Piala Dunia Seoul (akudankorea.blogspot.com)

TUESDAY, JULY 14, 2009

Aku dan Stadion Piala Dunia Seoul

Lahan Korea Selatan yang sangat sempit ternyata tidak serta merta membuat masyarakatnya kekurangan ruang terbuka nan hijau untuk menikmati waktu senggang bersama keluarga atau kekasih.

Anda masih ingat Olimpade Seoul dan Piala Dunia Korea Selatan-Jepang ? Ya, kedua pesta akbar olahraga dunia itu dilangsung di stadion yang dinamakan World Cup Stadium, yang sengaja dibangun pemerintah Korsel untuk pelaksanaan Olimpiade 1988.

Membangun stadion baru untuk perhelatan olahraga akbar merupakan hal biasa. Coba lihat stadion "Sarang Burung " yang dibangun pemerintah Cina untuk Olimpade Musim Panas 2008, atau pemerintah Inggris dan Afsel yang juga akan menjadi tuan rumah pesta olahraga dunia dalam waktu dekat.

Indonesia juga tidak kalah. Indonesia puluhan tahun sebelumnya sudah punya istora Senayan. Stadion kebanggaan bangsa Indonesia yang sudah menjadi tempat penyelenggaraan berbagai kegiatan olahraga internasional, tingkat Asia.

Kita kembali ke Korea.

Saya sangat terkejut ketika mendengar penjelasan dari seorang teman saya bahwa stadion World Cup Korea Selatan itu dibangun diatas tanah yang sebelumnya menjadi tempat pembuangan sampah. Artinya tanah itu sendiri berasal dari sampah yang telah berubah menjadi tanah setelah mengalami proses pembusukan selama puluhan tahun. Dan yang lebih membuat saya kaget adalah, bahwa bukit hijau yang terletak disebelah stadion dan sering didaki masyarakat, berasal dari tumpukan sampah yang telah berubah menjadi bukit. Menakjubkan !!

Dulu saya pernah mendengar kabar tragis dari tanah air yang menyebutkan ada orang yang meninggal dunia akibat tertimbun "bukit sampah" yang longsor. Suatu kondisi yang sangat berbeda dengan di sini....(mudah-mudahan bisa menjadi bahan renungan)

Cerita yang lain...masih mau bacakan ???

Masih disekitar komplek stadion, ada taman yang sangat luas sekali yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menikmati waktu senggang. Berjalan-jalan, menikmati pemandangan air mancur atau bermain dengan anggota keluarga lainnya. Apabila merasa lapar tidak, kita dapat membeli makanan di pasar tradisonal atau sebuah toserba yang berukuran besar sekali yang masih menyatu dengan bangunan stadion. Pokoke...disini lengkap.

Tranportasi ?? Tidak usah khawatir, kita dapat menuju tempat ini dengan bus atau kereta bawah tanah, dan tempat turunnya pun tersambung langsung dengan stadion. Apa tidak enak, betulkan ??






1 comment:

venom_kasoem said...
Bang mau tanya nih..abang kan udah lama disana?kebetulan saya bln dpn ada business trip ke korea mau import barang dari sana sekalian liat pabriknya..saya minta tolong donk tips nya tiket sekitar brapa return yah.pake airlines apa yg murah..trus hotel yg bersih dan murah dimana sekitar brapa..ama sekalian makan enak dan murah heheehe maklum business trip kalo yg mahal2 gk nutup ntar..soalnya yg saya tau korea itu mahal..tolong yah bang thanks..kirim balesan ke email saya yah..venom_kasoem@yahoo.com

Aku dan Ultah PD Won Ja-young & Pasar Ikan Noryangjin (akudankorea.blogspot.com)

FRIDAY, JULY 24, 2009

Aku dan Ultah PD Won Ja-young & Pasar Ikan Noryangjin

Pada tanggal 24 Juli lalu, PD Siaran Bahasa Indonesia Won Ja-young merayakan Ultah-nya yang ke.....(rahasia !).
Beberapa rekan-rekan Siaran Bahasa Indonesia mengadakan acara kecil-kecilan di kantor, yaitu menyanyikan lagu selamat ulang tahun, tiup lilin kemudian potong kue deh...

Acara tiup lilin dan potong kue bagi staf yang berulang tahun sudah menjadi kegiatan yang lumrah bagi Siaran Luar Negeri, KBS World Radio, walau tidak semua seksi bahasa siaran yang melakukannya.
Setelah, acara potong kue di kantor, kami melanjutkannya dengan makan malam bersama.

Atas ide seorang teman, Park Chong, maka kami memilih untuk makan malam dengan ikan mentah. Saya adalah orang yang deman banget ama ikan mentah, maka ketika rekan Park Chong mengusulkan ikan mentah saya langsung setuju, kemudian kami ke pasar ikan Noryangjin.
Pasar Ikan Noryangjin adalah salah satu pasar ikan yang terkenal di Seoul. Disini kita dapat membeli ikan kemudian membawanya ke restoran-restoran yang terdapat di sekitar pasar ikan ini.

Mungkin di Jakarta pasar Noryangjin ini bisa dikatakan seperti pasar ikan Muara Angke, dimana kita membeli ikan kemudian membawanya warung-warung yang menyediakan jasa untuk memasak atau membakar ikan...
Disini cukup banyak jenis ikan yang dapat dibeli mulai yang khusus dimakan dengan mentah ataupun dimasak. Mulai yang harga sederhana sampai yang berharga mahal, seperti ikan sebelah, kepiting, udang serta kerang.
Yang membuat saya kaget ketika berjalan-jalan bersama-sama teman-teman menelusuri pasar ini adalah, disini ikan buntel yang kalau di Indonesia tidak di makan, di jual dan tentunya di makan.

Menurut yang pernah saya dengar ikan buntel memang di jual dan dimakan di Korea dan Jepang. Harganya bahkan sangat mahal bisa mencapai 100 dolar, karena tidak sembarangan orang dapat mengolah ikan ini. Hanya juru masak tertentu yang sudah memperoleh sertifikat khusus yang diijinkan untuk mengolah ikan ini.

Singkat cerita, kami membeli "ikan sebelah" ukuran sedang dan kerang. Ikan sebelah adalah ikan yang bentuknya pipih dan biasanya hidup di dasar laut, dan terlihat hanya seperti sebelah saja. Karena "ikan sebelah" lebih enak dimakan mentah, maka pedagang ikan itu memberikan servis untuk mengolah ikan hingga siap untuk disantap, bahkan saya diberi kesempatan untuk mencoba mengiris-iris ikan yang sudah dipisahkan bagian kepala, tulang dan kulitnya.

Orang-orang yang datang ke pasar ikan Noryanjin pada umumnya membeli ikan bukan untuk dimasak di rumah, tetapi untuk di santap di restoran-restoran yang ada di sekitar pasar. Maka tidak mengherankan kalau pasar ini ramai dengan pegawai-pegawai kantor, keluarga atau pasangan yang sengaja datang untuk menikmati ikan segar.

Biasanya pihak restoran menyediakan jasa memasak atau bahan-bahan lainnya seperti saus, sayuran, kecap, nasi, mie, minuman dll..

Pasar ikan Noryanjin cukup bersih, jauh dari kesan kumuh alias kotor dan bau busuk, berbeda dengan kesan pasar ikan pada umumnya. Itulah sebabnya, pemda Seoul menjadikan tempat ini sebagai salah satu tempat yang patut di kunjungi bagi wisatawan yang suka ikan...

Saya juga jadi teringat dengan daerah pasar ikan di Jakarta Pusat, daerah inipun sebenarnya sering di kunjungi wisatawan, tapi kalau nggak salah bukan karena pasar tempat penjualan ikannya, tetapi karena disana ada Museum Bahari.

Nah...mungkin dengan kerjasama yang baik antara pemda dan pengelola pasar, saya yakin kita juga bisa menjadikan pasar ikan atau pasar tradisional menjadi objek wisata, setujukan ??

Kembali kemasalah ikan tadi. Kepala dan tulang ikan yang telah diambil dagingnya tidak dibuang, karena bagian ini akan dibuat sop pedas yang dapat disantap bersama nasi atau mie.

Aku dan Menteri Marie E. Pangestu (akudankorea.blogspot.com)

SUNDAY, SEPTEMBER 6, 2009

Aku dan Menteri Marie E. Pangestu

Beberapa waktu lalu Menteri Perdagangan Indonesia datang ke Seoul untuk menghadiri pemakaman mantan presiden Kim De-jung sebagai utusan pemerintah Indonesia. Setelah mengikuti prosesi upacara pemakaman, ibu Marie Elka Pangestu beserta utusan negara lain diterima oleh presiden Lee Myung-bak, tentu untuk mengucapkan terimakasih karena telah menghadiri pemakaman mantan presiden Korea Kim Dae-jung.

Disamping itu, menteri juga mengadakan pertemuan bilateral dengan menteri perdagangan Korsel untuk membahas hubungan kerjasama perdangan kedua negara. Ini adalah hal yang wajar karena, presiden SBY biasanya akan mewanti-wanti menterinya untuk membawa suatu hasil apabila melakukan kunjungan kesuatu negara. Dalam wawancara kami dengan ibu menteri, kami memperoleh informasi bahwa dalam kunjungan kali ini ada beberapa pembicaraan yang menjurus pada peningkatan kerjasama perdagangan kedua negara. 

Sebelum bertolak ke Jakarta menteri Marie Elka Pangestu juga mengadakan pertemuan bisnis dengan beberapa pengusaha Korea. Dalam pertemuan itu juga cukup banyak hal yang dibicarakan termasuk peningkatan perdagangan dalam sektor militer, pertambangan, dll. Dan ada juga permintaan agar sistem pengurusan perizinan lebih disederhanakan agar waktunya lebih singkat.


Aku dan Alun-alun Gwanghwamoon (akudankorea.blogspot.com)

WEDNESDAY, SEPTEMBER 9, 2009

Aku dan Alun-alun Gwanghwamoon


Pemda Seoul akhirnya membuka alun-alun Gwanghwamun bagi masyarakat umum setelah menjalani proses pembangunan selama 15 bulan. Tempat yang dulu menjadi pembatas jalan ini di "sulap" menjadi taman terbuka yang dapat dinikmati masyarakat. Ditempat yang terletak di depan gedung pusat kesenian Sejong ini, masyarakat dapat melihat patung laksamana Yi, beberapa catatan perjalanan sejarah yang dituliskan diatas prasasti dan juga yang tidak kalah menariknya khususnya bagi anak-anak adalah air mancur. Disini kita juga bisa melihat simbol kota Seoul Haechi.
Gwanghwamun adalah gerbang utama Istana Gyeongbok dan didirikan tahun 1399. Diantara gerbang utama istana dinasti Chosun, Gwanghwamun memiliki 3 buah pintu di dalamnya. Gwanghwamun dibakar saat invasi dari Jepang, yaitu perang Injinwaeran, sehingga raja Gojong membangunnya kembali pada tahun 1865 bersama dengan pendirian kembali bagian-bagian istana Gyeongbok. Namun, pada tahun 1927, lokasi Gwanghwamun dipindahkan oleh pemerintah kolonial Jepang ke arah utara untuk menghancurkan budaya khas Korea, dan akhirnya rusak akibat pengeboman saat perang Korea 1952. Gerbang Gwanghwamun yang berdiri sebagai gerbang utama hingga sekarang merupakan hasil renovasi pada tahun 1968, namun gerbang tersebut juga dibongkar bulan Nopember 2006 dan menjalani renovasi. Renovasi itu memiliki dua buah makna. Yang pertama adalah memulihkan penampilan aslinya dengan menggunakan bahan batu dan kayu yang menggantikan besi dan beton. Yang kedua adalah memindahkan ke lokasi aslinya dengan memperbaiki arah dan lokasinya.

5 comments:

Wife said...
wah..bagusnya foto2 nya...yg bawah lucu bgt... jgn pernah bosan jalan2 and kasih tau kita hal2 menarik lainnya dr korea...hwaiting!!
Bahasa Korea dan Aku said...
hai, bos.. aku pernah tinggal di Korea juga tapi sekarang dah pulang ke indo... aku boleh minta contact person nya ngak, atau alamat email, kalau boleh.. soal nya aku ada yang mau di share nih sepertinya menarik juga ... kalau boleh .. kontak aku ya di email ku. kimdong_won@hotmail.com. aku tunggu ya bos.. thanks.
aulia sayaaang semuaa :) said...
heyy salam kenal :)

aku mau nanya doong

aku punya tmen yang mau berangkat ke korea, untuk liburan

naah aku mau nitip barang sesuatu dari sana

tapi aku gtw barang apa ajjaa khas disana untuk oleh2

bagi2 infoo dooong oleh oleh apa saja yang khas disana??

thx yaaa sebelumnyaa

gamsahamnida ^^v

_aulia :)_
Advanture Korea said...
Terimakasih sudah berkunjung !
Saya terus up load foto-foto dan cerita baru jadi jangan bosan ya!
Buat Aulia salam kenal juga, oleh-oleh dari Korea cukup banyak jenisnya, ada gantungan kunci/Hp, pajangan, ginseng, makanan, pokoknya banyak dech..
miss radio SW said...
dtunggu bang tulisan terbarunya..coz bang pane kyaknya berbakat jadi penulis dan reporter. smg anda slalu sehat..jadi bs truz mjumpai hal2 baru..untuk dcritakan pd kami.. truz smangat menuliss...slm hangat dr pendengar setia anda..miss eswe

Aku dan Liburan Musim Semi&Gugur (akudankorea.blogspot.com)

FRIDAY, OCTOBER 30, 2009

Aku dan Liburan Musim Semi&Gugur

Musim yang paling disukai masyarakat negara yang memiliki 4 musim adalah musim semi dan gugur. Demikian juga dengan masyarakat Korea. Pada musim semi udaranya tidak begitu dingin dan juga belum panas. Pada musim ini dedaunan segar berwarna hijau menghiasi setiap pepohonan. Terutama di daerah pegunungan, sejauh mata memandang yang terlihat adalah hijaunya dedaunan. Sementara pada musim gugur dedaunannya bukan berwarna hjau tetapi berubah menjadi kuning atau merah sebelum kemudian gugur.
Masyarakat Korea biasanya menikmati musim semi atau gugur dengan mengadakan perjalanan keluar kota. Nah..didalam masyarakat Korea, terutama yang sudah berumur (60 tahun keatas) ada suatu "pandangan" bahwa mereka harus menikmati keindahan musim (terutama) musim semi dan gugur. Alasannnya ? Mereka mengatakan kalau tidak menikmati musim semi atau gugur di tahun ini, siapa tahu tahun depan tidak bisa lagi, karena musim ini hanya datang sekali setahun, jadi untuk dapat menikmatinya harus menunggu 1 tahun lagi. Kalau ajal menjemput bagaimana ?? Nah..oleh karena itu sudah menjadi pemandangan yang biasa, melihat kakek-kakek, atau nenek-nenek banyak yang naik gunung.

Bagi keluarga yang tidak kuat naik gunung mereka biasanya akan pergi ke pantai atau sungai-sungai kecil yang ada di lembah gunung. Lokasi tempat-tempat seperti ini biasanya cukup jauh dari Seoul. Yang terdekat, ya...sekitar 2 jam dari Seoul.

Disini biasanya tempat-tempat rekreasi seperti ini dipenuhi oleh restoran-restoran sederhana, yang sepertinya sudah bagi-bagi kapling. Artinya setiap restoran memiliki kapling tertentu (walaupun ini tidak ada aturan tertulisnya), dimana tamu-tamu mereka dapat menikmati atau mandi di aliran sungai yang ada di sekitar restorannya.

Untuk mendapatkan tempat yang lebih bersih dan nyaman kami memilih restoran yang paling atas. Disini kita bisa mandi atau sekedar menangkap ikan-ikan kecil sambil makan makanan yang kita pesan. Tentunya setiap restoran menawarkan makanan khas masing-masing. Nah kami memilih restoran ini, karena katanya sayur-sayuran terutama jamur yang dimasak dicari atau dipetik langsung dari gunung, benar-kagak nggak tahu juga deh..

Restoran yang bagus, kita bisa cari lewat internet. Kemudahan dalam mengakses internet merupakan salah satu kelebihan Korea. Dalam hal ini Korea masih lebih maju daripada negara-negara industri lainnya.





3 comments:

miss radio SW said...
huaa penasaran..dg keindahan spring and autumn..
enak kali yaaa..
bang pane, pasti demen suasana 2 musim itu yaa?
Ade Novi said...
wuaaah pengen banget ke korea.
pak kalau ada informasi beasiswa ke korea posting di blognya ya pak.
salam kenal.
kasadacantik said...
Untuk yang ingin mencari beasiswa di Korea bisa mengunjungi www.studyinkorea.go.kr/

Korea Dilanda Badai Salju (akudankorea.blogspot.com)

THURSDAY, JANUARY 7, 2010

Korea Dilanda Badai Salju

Salju...emm siapa yang tidak pernah mendengar kata ini, dan siapa yang tidak suka dengan nuansa romantis yang hadir ketika salju sedang turun..
Namun...kalau yang turun adalah badai salju, maka semua orang akan "membencinya", karena yang timbul bukan lagi nuansa romantis dan keindahan tapi malapetaka.

Pada tanggal 4 Januari 2010 lalu, badai salju melanda wilayah tengah Semenanjung Korea. Salju yang turun dari tengah malam hingga siang hari membuat semua orang kesulitan, terutama para pegawai, atau pedagang yang ingin melakukan aktifitasnya pada hari kerja pertama di tahun 2010 ini. Menurut BMG Korea, salju kali ini merupakan yang terlebat dalam 41 tahun terakhir bagi daerah Seoul. Ketinggian curah salju rata-rata 20-30 sentimeter, bahkan mencapai diatas 50 cm didaerah tertentu seperti Gangwon.

Salju tebal ini menyebabkan sistem transportasi terganggu. Perjalanan kereta bawah tanah dan bus menjadi tidak teratur. Pada hari itu (4 Januari), banyak orang yang terlambat masuk kerja karena kemacetan yang luar biasa, atau kendaraan yang tidak bisa bergerak sama sekali.
Bahkan ada cukup banyak orang yang terjebak didalam kereta atau bus sampai berjam-jam.
Pokoknya salju tebal membuat semuanya kacau balau-bukan kesenangan...


4 comments:

miss radio SW said...
Haha..betul betul betul..tkadang sesuatu yang qta anggap indah ternyata tak selalu memberi kesenangan, terkadang juga memberi kesusahan. dulu saya selalu pengen bgt tinggal dinegara 4 musim supaya bs ngrasain winter n salju. tapi setelah dipikir2 lebih enak di negeri sendiri.
I love indonesia...tp aku ttp mengagumi negara 4 musim.
agnes said...
waahh...keren banget ya.. pengen banget ngerasain winter di sana.. mohon info gimana cara bergabung dengan radio KBS di seoul kali aja saya qualify...
fanny said...
tolong salam sama kim nam gil pemeran bidam dalam drama qsd ya....
btw ceritain dong kisah anda bisa hijrah ke korea gitu.
Mas Koetot said...
waduh..ya repot kalo ujan salju gt ya, kalo di dlingo lagi ujan hajatan, hujan rambutan, hujan durian, hujan angsuran, hujan gak pernah hujan salju, hehehehe..maen mas ke blog saya....http://margi-rekaos.blogspot.com/ disana ada DLINGO loh mas..belum pernah dengar kan..? gak kalah indah ama korea...hehehe..sukss deh..

Alun-alun Gwanghwamun (akudankorea.blogspot.com)

MONDAY, AUGUST 9, 2010

Alun-alun Gwanghwamun


Bagi anda yang sudah pernah ke Seoul, Korea Selatan nama Gwanghwamun mungkin sudah tidak asing bagi anda. Sebelum dijadikan sebagai alun-alun, daerah ini adalah jalan dua arah yang selalu padat dengan kenderaan. Disebelah kiri dan kanan jalan berdiri perkantoran pemerintah serta gedung theater Sejong. Namun sejak 1 Agustus 2009 jalan padat kenderaan itu disulap menjadi ruang terbuka yang menjadi tempat masyarakat untuk bermain.
Dialun-alun ini pengunjung dapat melihat patung Raja Sejong, pencipta huruf Hangeul Korea, dan patung Laksamana Yi Sun-sin yang terkenal dengan keberaniannya dalam menghadapi musuh dalam pertempuran laut. Disamping itu kita juga dapat menikmati taman serta aliran air dan air mancur yang selalu membuat anak-anak bahagia.

Disini kita juga bisa melihat patung mahluk mistis mirip singa bernama "haechi".
Pada hari-hari tertentu pengunjung juga bisa berfoto dengan mengenakan pakaian tradisional (kerajaan) Korea, yang dapat dipinjam dengan gratis...

Yang jelas alun-alun Gwanghwamun adalah salah satu tempat yang layak untuk di kunjungi saat anda ada di Seoul...

21 comments:

norucchi said...
wah senang sekali bisa membaca tulisan andas lagi...

bagus sekali yah tempat wisatanya^^
dimas said...
saya termasuk pembaca blog anda yg bagus ini loh pak .saya sangat tertarik dengan KorSel .tentunya Seoul ..

pak punya email atau account yg lain semacam FaceBook atau YM pak ?
soalnya saya mau bertanya .
terima kasih :)
Advanture Korea said...
Terimakasih, sudah berkunjung ke blog saya..kalau ada yang mau ditanyakan bisa saja lewat blog ini..
ajumma said...
Apa Khabar!

I'm not sure if you're a Muslim but I'd like to know what Ramadhan is like for Muslims in Korea.

from a Malaysian who's visited the country and is blogging on Korea.
Advanture Korea said...
I'am 100% Muslim. Ramadhan in Korea is not much different with in Indonesia or Malaysia for muslim. But, since non-muslim is the majority, so you could be the only one in the office who is fasting, or you can see every body is eating or drinking freely everywhere you go...And here you can't find kind of food which you are used to eating during ramadhan like kolak or es kelapa in Indonesia. Mosques or embassies of muslim countries usulually provide food for "buka puasa", break the fast...
ochikocik said...
Blog nya bgus lhoo..

wahhh....Bapak kerja di KBS yahh??
bagi2 tips dong gimana bisa kerja di KBS??soalnya pengen bgt bisa kerja di KBS,Pak,,

terimakasih..
kim sho nha said...
annyeong ....wah senengnya bisa ke korea,,,itu adalah impian saya pergi ke korea dan jepang ,,,,,ajusi kerja di kbs ?? wah sering ketemu artis2 korea dunk ??? pengen :(
HyoraKim said...
hi...saya dari malaysia dan saya baru jumpa blog kamu....kagum dengan kamu...korea adalah negara yang ingin saya pergi...jadi kamu pasti fasih berbahasa korea kan??? wah..alangkah indah kalau saya mmpu belajar bahasa itu
Chelsea said...
Annyong haseyo, Pak...

Saya senang baca blog Bapak..

Apakah Bapak memiliki facebook atau YM?
I'd like to know alot about Hanguk
annyeong calligrapher said...
This comment has been removed by the author.
Advanture Korea said...
Ya, Korea merupakan negara yang indah..perpaduan budaya tradisional dan moderen. Kalau memang ada rezeki, Korea adalah salah satu negara yang saya sarankan untuk dikunjungi...
blog pertama qu said...
Assalamu'alaikum wr.wb

Salam kenal ya pak..
beberapa minggu yg lalu, ketika saya browsing ttg korea(Mr.Goggle), ketemu dengan situs KBS world & bog bapak ini..(yg kebetulan penyiar d KBS world), saya merasa senang & sangat antusias utk mengenal lebih jauh ttg Negara Korea-khusus'y Korsel.
Karena menurut saya, Korea adalah salah satu negara yg memiliki beberapa kesamaan dgn Indonesia(menjunjung tinggi nilai kebudayaan,sejarah,dsb)
Oleh karena itu, saya ingin mengetahui kabar terbaru yg bisa anda ceritakan ttg hal-hal tersebut. Terimakasih ya pak sebelumnya..^_^

Wassalamu'alaikum wr.wb
Just Irma said...
anyonghasimnikka ajeossi!! seneng bgt bisa ketemu blog ini. enak skali ya bisa tinggal disana? aku juga pengen bgt bisa kuliah disana. mau minta masukan dong ajeossi. universitas yg bagus disana apa ya? semua universitas pake bahasa korea ya?? aku udah bisa baca hangeul tapi kalo artinya msh sepenggal-sepenggal. hehehehehehe... mohon masukannya ya ajeossim
Just Irma said...
anyonghasimnikka ajeossi!! seneng bgt bisa ketemu blog ini. enak skali ya bisa tinggal disana? aku juga pengen bgt bisa kuliah disana. mau minta masukan dong ajeossi. universitas yg bagus disana apa ya? semua universitas pake bahasa korea ya?? aku udah bisa baca hangeul tapi kalo artinya msh sepenggal-sepenggal. hehehehehehe... mohon masukannya ya ajeossi
Just Irma said...
anyonghasimnikka ajeossi!! seneng bgt bisa ketemu blog ini. enak skali ya bisa tinggal disana? aku juga pengen bgt bisa kuliah disana. mau minta masukan dong ajeossi. universitas yg bagus disana apa ya? semua universitas pake bahasa korea ya?? aku udah bisa baca hangeul tapi kalo artinya msh sepenggal-sepenggal. hehehehehehe... mohon masukannya ya ajeossi
Just Irma said...
anyonghasimnikka ajeossi!! seneng bgt bisa ketemu blog ini. enak skali ya bisa tinggal disana? aku juga pengen bgt bisa kuliah disana. mau minta masukan dong ajeossi. universitas yg bagus disana apa ya? semua universitas pake bahasa korea ya?? aku udah bisa baca hangeul tapi kalo artinya msh sepenggal-sepenggal. hehehehehehe... mohon masukannya ya ajeossi
Tukang Pos said...
Kenapa, ya Korea selalu berhubungan dengan Seoul???????
Tiara Bachtiar said...
Annyeonghaseyo,,,seneng baca tulisan bapak..hanya satu kalimat yang sangat ingin terucap saat ini : Suatu hari nanti saya harus berada di sana, di Korea Selatan.
aini said...
Wahh...baca blog ini serasa ada di korea ..
about ME... said...
pengeeen banget ke korea, tapi belum kesampaian...
salam kenal ya mbak...
Dane Paine said...
Hi semua, alhamdulillah saya kembali bekerja di Korea.....